Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Banner

Berita

Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2017
05/01/2017
article thumbnail

Kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa Hadiri Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2017 Dengan berakhirnya Tahun Anggraran 2016 dan mulai memasuki Tahun Anggaran 2017, Kementeria [ ... ]


DIALOG PENYUSUNAN PEDOMAN PENINGKATAN SISTEM DAERAH RAWA DIRJEN IRGASI & RAWA, KEMENTERIAN PUPR
29/12/2016
article thumbnail

DIALOG PENYUSUNAN PEDOMAN PENINGKATAN SISTEM DAERAH RAWA DIRJEN IRGASI & RAWA, KEMENTERIAN PUPR Dialog Pedoman Peningkatan Sistem Daerah Rawa oleh Dirjen Irigasi dan Rawa dilaksanakan di Hotel G [ ... ]


Berita Lainnya

Penelitian

Validasi Decision Support (DSS) Pemupukan Padi Tervalidasi di Lahan Rawa Pasang Surut
20/05/2014 | Administrator
article thumbnail

Validasi Decision Support (DSS) Pemupukan Padi Tervalidasi di Lahan Rawa Pasang Surut Penelitian tentang pemupukan untuk tanaman padi di lahan rawa mulai banyak dilakukan sejak tahun 1980 anta [ ... ]


Pengembangan Kalender Tanam Rawa Terpadu
19/05/2014 | Administrator
article thumbnail

Pengembangan Kalender Tanam Rawa Terpadu Kalender Tanam (KATAM) Lahan Rawa merupakan peta yang menggambarkan potensi pola dan waktu tanam tanaman padi  di lahan rawa yang sangat variatif. Penyusuna [ ... ]


Pemanfaatan Ekstrak Pupuk Kandang untuk Peningkatan Ketersediaan Hara dan Pertumbuhan Tanaman Padi di Lahan Rawa
24/12/2013 | Administrator
article thumbnail

Pemanfaatan Ekstrak Pupuk Kandang untuk Peningkatan Ketersediaan Hara dan Pertumbuhan Tanaman Padi di Lahan Rawa Kandungan bahan organic tanah lahan pasan gsurut yang ada umumnya belum tersedia sebag [ ... ]


Lainnya
Trivia Rawa (35): Galam PDF  Array Cetak Array  E-mail
Berita
Senin, 23 Januari 2017 07:47

Trivia Rawa (35): Galam

Tanaman indikator lain di lahan pasang surut yang berpirit adalah galam Melaleuca leucadendron. Di saat tanaman lain merana di lahan rawa pasang surut yang tergenang, galam justeru tumbuh sangat subur. Itu karena galam adaptif dengan kondisi tanah masam dengan pH 3-4. Ia bahkan dapat mendominasi lahan pasang surut menjadi hutan galam karena tanaman lain tak berdaya bersaing dengannya. Galam juga menyenangi kondisi lahan berair macak-macak sehingga anakan yang muncul dari tunas dan biji tumbuh merajalela.

Galam sangat dibutuhkan masyarakat rawa. Ia termasuk sumber kayu bakar. Bahkan galam besar yang tua menjadi tiang sementara untuk membangun gedung bertingkat yang dicor. Ia juga menjadi tiang pancang atau patok untuk dasar bangunan gedung berawa. Di Vietnam, galam dibudidayakan secara komersial karena bernilai ekonomi tinggi tanpa perlu input budidaya tinggi. Di Indonesia galam tumbuh alami. Baru belakangan petani transmigrasi yang gagal menanam tanaman pangan meliriknya sebagai tanaman kayu budidaya.

Kini galam yang dulu diambil secara bebas mulai diusahakan sebagai sumber pendapatan keluarga.  Harga 1 batang (balok)  galam ukuran 3-4 m antara Rp. 5.000-10.000, tergantung ukuran diameter dan panjang. Kayu galam yang berukuran kecil untuk pagar dijual Rp. 2.000-5.000, sedangkan yang digunakan untuk  tiang bangunan  dijual seharga Rp. 7.500-10.000/batang.

Belakangan beberapa pengrajin mulai memanfaatkan kayu galam sebagai bahan baku meubel seperti kursi tamu.  Tekstur yang cantik dapat menjadi ciri khas unik kerajinan daerah rawa.  (Destika Cahyana, SP,  Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com