Rabu, 01 Februari 2023

Balittra Pantau Sawah Dengan Citra

Balittra Pantau Sawah Dengan Citra

?

Ini pemandangan langka di tengah hamparan sawah di Binuang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Bulir padi menguning dengan daun yang masih menghijau. Tiba-tiba terdengar suara deru baling-baling berputar keras. Lalu terlihat quadrator?pesawat dengan 4 baling-baling?seukuran komputer jinjing terbang mengangkasa. Selama 15 menit pesawat tanpa awak yang dikendalikan peneliti dari Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) itu terbang di atas sawah.

Itu bagian dari penelitian yang dilakukan Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), dan Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) untuk memotret hamparan padi di Kalimantan Selatan. Tercatat 3 wilayah di Tanah Banua yang terpilih: Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin; Kecamatan Tarantang, Barito Kuala; dan Kecamatan Tarantang, Barito Kuala.

?Tiga zona itu mewakili lahan sawah irigasi teknis, lahan rawa lebak, dan lahan pasang surut,? kata Dr. Ir. Dedi Nursyamsi M. Agr, kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa. Dengan bantuan quadrator LAPAN memotret hamparan sawah dengan kamera saku digital secara vertikal pada 09 Agustus 2012. Foto yang diperoleh LAPAN itu akan dibandingkan dengan hasil teknologi penginderaan jauh (remote sensing) menggunakan data Aperture Radar Sintetis (SAR).

Pemotretan SAR dengan pesawat dilakukan melalui kerjasama Indonesia-Jepang yaitu Airborne Pi-SAR-L2 Campaign, Pi-SAR-L2 Airborne SAR polarimetrik dan interferometric L-band tipe-2. Pada saat bersamaan dilakukan pemotretan dengan satelit milik Kanada pada 12 Agustus 2012. Sementara Balittra dan BBSDLP melakukan pengamatan langsung di lapangan. ?Hasil di lapangan dan citra akan dianalisis. Nanti akan diketahui spectrum warna tertentu di citra yang mewakili fase pertumbuhan tertentu tanaman padi lapangan ,? kata Dr. Ir. M. Alwi, peneliti dari Balittra.

SAR adalah sensor penginderaan jauh yang memiliki berbagai kelebihan seperti kemampuan observasi yang bebas dari tutupan awan. Pengambilan gambarnya pun tidak tergantung waktu. ?Gambar dapat diambil siang atau malam tanpa mengurangi kualitas hasil,? kata Alwi. Karena itu data SAR yang bebas dari tutupan awan adalah keuntungan besar untuk pemantauan daerah tropis lembab seperti Indonesia.

Menurut Kabalai, penggunaan data SAR bermanfaat untuk memantau areal tanaman, perkiraan produksi tanaman, dan menilai kesesuaian pertumbuhan tanaman. ??Sistem monitoring dengan citra dapat membantu pemerintah untuk memberi berbagai rekomendasi strategi ketahanan pangan,? kata Kabalai. (Destika Cahyana)

Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa

Jl. Kebun Karet, Loktabat Utara
PO BOX 31, Banjarbaru 70712
Kalimantan Selatan

Telp/Fax : (0511) 4772534, 4773034
Whatsapp : 081251206759
Email : balittra@pertanian.go.id

KAN
Agro
Institusi Litbang