JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Buku Bunga Rampai Pertanian Lahan Rawa

Buku Bunga Rampai Pertanian Lahan Rawa

Dari Peneliti untuk Petani dan Negara     

 

 

 

Untuk ke sekian kalinya, Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA) menerbitkan buku yang ditulis oleh para peneliti dan penyuluh pertanian yang berkiprah di lahan rawa. Sejak tahun 2014 secara rutin BALITTRA menerbitkan tulisan-tulisan para peneliti dalam bentuk buku dan pada tahun 2017 ini ada 2 (dua) buku yang diterbitkan, salah satunya adalah buku bunga rampai pertanian lahan rawa yang berjudul Agroekologi Rawa.

 

Rawa selain sebagai sumber daya lahan (SDL) juga memiliki kekayaan Sumber Daya Genetik (SDG) dalam bentuk keanekaragam hayati yang perlu terus digali sebagai sumber ekonomi bagi masyarakat. Kekayaan SDG lahan rawa tidak hanya dalam bentuk tanaman, tetapi juga ternak/hewan seperti itik Alabio, burung belibis, dan kerbau rawa yang perlu didukung dengan penelitian dan kebijakan agar menjadi penggerak perekonomian masyarakat dan menjadi penopang kebutuhan protein masyarakat perkotaan. Dalam PRAKATA dinyatakan istilah “Agroekologi” muncul sebagai respon atau upaya untuk memadukan antara kegiatan pertanian dengan lingkungannya seiring dengan semakin kuatnya tuntutan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam konteks pembangunan pertanian. Istilah berkelanjutan muncul sebagai bentuk keprihatin atas Laporan Komisi Lingkungan Hidup Sedunia pada 1987 yang menyatakan semakin buruknya lingkungan hidup baik di negara maju (Eropa dan Amerika Serikat) maupun yang sedang berkembang (Asia dan Afrika). Pembangunan berkelanjutan diartikan sebagai ”pembangunan yang berusaha memenuhi kebutuhan sekarang, tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan mereka”. 

 

Buku Agroekologi Rawa disusun sebagai buku bunga rampai terdiri atas 7 (tujuh) bagian pokok dari 24 bab utama dalam sekitar 700 halaman. Bagian I berjudul Perspektif Agroekologi Rawa mengemukakan gambaran umum tentang agroekologi rawa yang terdiri dari rawa lebak, rawa gambut, rawa pasang surut dan rawa pantai. Bagian  II berjudul Karakateriktik dan Pemanfaatan Rawa mengemukakan tentang  karakateristik rawa secara komprehensif  dan optimalisasi pemanfaatan lahan rawa untuk tanaman padi. Bagian III berjudul Keanekaragaman Hayati menyajikan potensi sumber daya genetik dan plasma nutfah rawa yang terdiri atas keragaman padi dan palawaja, tanaman buah, , kerbau rawa, unggas rawa, serangga khususnya pada tanaman padi dan palawija dan mikro organisme. Bagian IV berjudul  Pengelolaan Lahan Rawa untuk Pertanian mengemukakan tentang budidaya tanaman pangan, tanaman hortikultura, budidaya ternak, dan penggunaan alsintan. Bagian V berjudul Degradasi dan Remediasi Lahan Rawa mengemukakan tentang  degradasi lahan gambut, pemulihan dan konservasi lahan gambut, degradasi lahan sulfat masam  dan dan pemulihannya, teknologi konservasi dan remediasi tanah sulfat masam. Bagian VI  yang berjudul Kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya Petani  Lahan Rawa mmengemukakan tentang karakteristik sosial ekonomi petani  dan  kelembagaan pertanian. Bagian VII berjudul Rawa Masa Depan mengemukakan tentang biodiversiti dan potensi rawa untuk biofarmaka, biopestisida dan kosmetik dan persepektif  rawa sebagai lumbung pangan.

 

Pesan dari buku Agroekologi Rawa ini adalah untuk memberikan gambaran dan makna cara-cara pengelolaan pertanian di lahan rawa yang menyeimbangkan antara kepentingan produksi pertanian/perkebunan, termasuk perikanan atau peternakan dengan kepentingan lingkungan sehingga tidak berdampak negatif atau merusak terhadap sumber daya lahan dan lingkungannya. Misalnya,  pengelolaan lahan gambut yang diperuntukan bagi perkebunan hanya dianjurkan untuk ketebalan gambut < 3 m dan bagi tanaman pangan dianjurkan hanya pada ketebalan gambut < 1 m, kemudian mempunyai lapisan pirit pada kedalaman > 50 cm dari permukaan tanah, dan tidak  berada di atas lapisan pasir kuarsa, serta bukan termasuk daerah penyusupan air laut yang kuat. Pada prinsifnya pengelolaan lahan rawa perlu bersifat adaptif  (adaptive management) atau berkesesuaian dengan tanaman terpilih yang akan ditanam sehinngga memberikan sumbangan nyata terhadap pendapatan secara ekonomi dalam jangka panjang dengan tetap mempertahankan kelestarian sumber daya lingkungannya.

 

Pembangunan pertanian Indonesia ke depan harus mampu mengoptimalkan lahan rawa sebagai lumbung pangan, untuk mengantisipasi dampak laju alih fungsi lahan pertanian subur, pertambahan penduduk, dan pelandaian produksi. Lahan rawa yang terdiri dari agroekosistem pantai, pasang surut,  dan lebak menjadi aset bangsa untuk melanjutkan swasembada beras, bahkan memberi makan dunia. Oleh karena itu, diperlukan langkah re-inventarisasi potensi lahan rawa secara rinci sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan pertanian di lahan rawa. Lahan rawa adalah lahan yang rapuh atas perubahan lingkungan dan rentan mengalami degradasi dalam kapasitasnya sebagai sumber daya lahan produksi, sehingga diperlukan teknologi pengelolaan yang tepat dan jitu.

 

Meskipun potensi lahan rawa luas, tetapi produktivitasnya masih rendah sehingga diperlukan penggunaan teknologi spesifik lokasi seperti pengelolaan air, penggunaan varietas adaptif, pemupukan, ameliorasi, dan teknologi konservasi lahan untuk dapat meningkatkan nilai fungsinya sebagai medium untuk budidaya pertanian dan agribisnis, lebih khusus sebagai penyumbang bahan pangan dan menggaransi kelangsungan sistim usaha tani di lahan rawa. Menjadikan lahan rawa sebagai lumbung pangan memerlukan dukungan infrastruktur, alsintan, kelembagaan, dan sumber daya manusia (SDM) yang handal.

 

Buku ini patut untuk dibaca para  peneliti, penyuluhan, pengajar, pelajar/mahasiswa, pemerhati,  pejabat pelaksana teknis dan pembuat kebijakan, terkait dengan pertanian, kehutanan, lingkungan hidup, dan bidang atau sektor lainnya yang terkait. Buku ini tersedia di Perpustakaan BALITTRA Jalan Kebun Karet, Loktabat Utara, Banjarbaru (Kode Pos 70712), selama masih ada persediaan Anda bisa mendapatkannya.(Prof (R). Dr. Ir. Muhammad Noor, MS, m_ noor_balittra@yahoo.co.id)