JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Seminar Nasional Lahan Basah

Seminar Nasional Lahan Basah

Pemberdayaan Sumber Daya Alam dan Manusia ditengah Perkembangan Industri Telekomunikasi

 

  

 

Seminar Nasional Agroekoteknologi 2018 yang bertemakan tentang Pengembangan dan Pemamfaatan Lahan Basah Secara Berkelanjutan pada Sabtu, 7 April 2018 di Ruang Aula Fakultas Pertanian Universits Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru dibuka Rektor Universitas ULM, Prof. Dr. Ir. H. Sutarto Hadi, M.Si, M.Sc. Seminar dikhadiri sekitar 125 mahasiswa dan staf pengajar serta undangan dari berbagai daerah Kalimantan dan luar Kalimantan (Ternate, Sulawesi, Sumatera, dan Jawa). Khadir juga Wakil Walikota Banjarbaru H. Darmawan, SP., Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. H. Luthfi Fatah, dan para civitas akademika ULM. Seminar meghadirkan tiga pembicara utama, yaitu (1) Prof. Dr. Drs. H. Achmad Syahrani, Apr. M.S., guru besar Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya (2) Prof (Riset). Dr. Ir. Muhammad Noor, MS, penelitian Balai Penelian Pertanian Lahan Rawa, dan (3) Dr. Ir. H. Akhmad Rhizali, M.Sc, staf pengajar Fakultas Pertanian ULM dan pemandu acara Saudari Alia Rahmi, S.TP, M.Eng Sc. Dalam seminar dari Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA) yang ikut khadir antara lain Dr. Ir. Khairil anwar, MS.; Dr. Ir. Izhar Khairullah, MP; Ir. M. Saleh, MS., dan Ani Susilawati, SP. M.Sc.  

Dalam sambutan pembukaannya Rektor mendorong untuk mengejar ketertinggalan ULM baik dalam untuk menghasilkan produk, teknologi maupun publikasi ilmiah yang diharapkan para dosen dan mahasiswa. Beberapa upaya pembangunan ULM yang sedang diusahakan dan kerjasama dalam rangka pendirian pabrik tablet dari bahan pasak bumi. Wakil Walikota Banjarbaru dalam sambutannya mengemukakan tentang pengembangan kota Banjarbaru yang banyak mendapatkan apresiasi dari luar, termsuk tentang pembanguan kantor provinsi secara terpadu dan kebun raya.

Dalam diskusi beberapa pertanyaan diajukan antara lain mengenai tentang persiapan apa yang diperlukan dalam menyonsong semakin tergantikannya tenaga manusia dengan robot dan teknologi informasi yang sekarang sudah mendunia sehingga perlu perubahan strategi, termasuk model pengajar dan muatan kurikulum. Pertanyaan untuk lahan rawa adalah apakah pengelolaan air sebagai kunci dalam usaha pertanian di lahan rawa sudah diterapkan dan keberhasilan yang sudah diperoleh. Juga ditanyakan apakah Indoensia memang akan bisa mencapai kedaulatan pangan mengingat banyaknya permasalahan yang dihadapi.

Teknis pelaksanaan seminar cukup baik, setelah pemateri utama dilanjutkan pembahasan maklah-makalah penunjang yang dibagi dalam dua kelas sidang komisi pada sidang komisi untuk presentasi dan diskusi panel.  (Prof (R). Dr. Ir. Muhammad Noor, MS, m_ noor_balittra@yahoo.co.id)