JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Peserta Sekolah Lapang Petani Gambut Kunjungi Taman Sain Pertanian Lahan Rawa

PESERTA SEKOLAH LAPANG PETANI GAMBUT KUNJUNGI TAMAN SAIN PERTANIAN LAHAN RAWA

 

 

 

Badan Restorasi Gambut Repblik Indonesia, melalui kelompok kerja Deputi III bidang Edukasi, sosialisasi, partisipasi dan Kemitraan melaksanakan sekolah lapang bagi petani gambut. Sekolah lapang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani di lahan gambut dalam pengolahan lahan gambut, sebagai sarana saling tukar pengetahuan dan praktek  dalam pengelolaan lahan gambut dan juga sebagai sarana pengorganisasian bagi kelompok masyarakat lahan gambut.

Salah satu tempat kunjungan dari sekolah lapang tersebut adalah Taman Sains Pertanian lahan rawa yang berada di Kantor Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa tepatnya di jalan Loktabat Banjarbaru dengan luas lahan mencapai 40 hektar. Kunjungan dilaksanakan pada hari Jumat, 6 April 2018, dengan peserta berjumlah  48 orang, yang berasal dari berbagai daerah seperti Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Barito kula dan lain lain,   dengan pemandu oleh Dr.M.Alwi, Dr.Ana Khairani, Ir.M.Saleh,M.P dan Sudirma BSc.

Kunjungan di mulai ke Museum Pertanian Lahan Rawa. Dimuseum ini para peserta dapat melihat dan mengetahui tentang system penataan air di lahan rawa, baik lahan rawa pasang surut dengan system tata air satu arah dan dua arah, juga penataan air pada lahan rawa lebak dengan system Polder. Juga mereka dapat melihat proses terjadinya lahan gambut, dari sarasah, fibris,hemis dan saprik.  Selain itu juga mereka dapat melihat koleksi alat alat pertanian tradisional lahan rawa, hama hama tanaman yang ada dilahan rawa dan lain lain.

Kunjungan selanjutnya ke gudang alat dan mesin pertanian. Digudang ini, para peserta dapat melihat dan mengetahui cara kerja berbagai alat dan mesin pertanian seperti : Berbagai jenis traktor, alat mesin untuk tanam jajar legowo,alat untuk panen melalui mesin (Combine harvester)  alat perontok, alat pembersih gablat dan mesin pertanian, Bapak Sudirman Umar selaku peneliti alat dan mesin pertanian menjelaskan fungsi fungsi alat tersebut, serta cara operasional di lapangan dan tip tip pemeliharaan alat agar tetap bagus dan tahan lama.  

Di Taman Sains Pertanian, mereka juga dapat melihat teknologi penataan lahan untuk lahan rawa seperti Sistem Surjan, yang menanam jeruk pada sujan, dan padi dilahan sawahnya. Peserta juga dapat melihat penanaman berbagai komoditas tanaman seperti jagung manis, kacang tanah, ubijalar pada lahan rawa lebak dangkal.Para peserta sangat tertarik sekali dengan materi materi yang mereka dapatkan selama kunjungan ke Taman Sain Pertanian ini. (Muhammad Saleh, saleh_duransyah@yahoo.co.id )