JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Potret Krisis untuk Melawan Lupa

BUKU BARU "KEBAKARAN LAHAN GAMBUT"

Potret Krisis untuk Melawan Lupa

 

 

Kalau Anda antara bulan Juli sampai September tahun 2015 berada di kota/kabupaten salah satu dari enam daerah provinsi berikut, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Jambi atau Sumatera Selatan, maka Anda akan merasakan betapa “pedih dan sengsara”-nya tatkala selimut asap dari kebakaran lahan gambut menerpa Anda. Potret krisis kebakaran lahan gambut ini coba dinarasikan dalam Buku Kebakaran Lahan Gambut ini. Buku ke tiga dari penulis yang diterbitkan oleh Gadjah Mada University Press (GMUP) Yogyakarta.

 

Kebakaran lahan gambut selalu berulang dan selalu terjadi setiap tahun menjelang kemarau selama kurang lebih 35 tahun belakangan ini. Menurut catatan penulis sejak tahun 1984 masalah kebakaran lahan sudah dipermasalahkan dan diperbincangkan di berbagai forum. Justru semakin meningkatnya pemanfaatan lahan gambut semakin luas dan intensnya kebakaran lahan. Apakah betul sengaja dibakar ? ataukah karena ketidak-berdayaan masyarakat atau pemerintah mengatasinya ? ataukah karena abainya pemerintah dan masyarakatnya terhadap masalah ini ?. 

  

Buku Kebakaran Lahan Gambut: dari Asap sampai Kanalisasi menggambarkan kompleks dan rumitnya sisi-sisi tentang kebakaran lahan gambut yang selama ini belum banyak diungkapkan. Buku ini lebih memfokuskan pada Kasus Kebakaran Lahan Gambut tahun 2015 yang sempat menjadi trending topic di berbagai media sosial dan media cetak. Lebih menarik lagi, buku ini disuguhi Kata Pengantar yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. H. Azwar Maas, M.Sc. - seorang Guru Besar Fakultas Pertanian Bidang Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada, yang sudah dikenal sebagai pakar gambut, dan sekaligus sebagai Ketua Tim Pakar Badan Restorasi Gambut (BRG) sehingga akan memperkaya khasanah pengetahuan Anda. Diterbitkan oleh GMUP Yogyakarta salah satu penerbit nasional yang sudah dikenal dalam menghasilkan terbitan berkualitas dan bergengsi. Buku ini juga dikhadirkan untuk “Melawan Lupa” istilah yang seing digunakan media masa dalam mengingatkan kasus yang sering berulang seperti kata penulis, karena kita sering heboh sesaat kemudian lupa dan kembali heboh apabila bencana kembali datang, keadaan ini menjadi lumrah sehingga dianggap sebagai “penyakit” bangsa ini.   

 

Buku yang disiapkan untuk terbit tahun 2016, tetapi karena beberapa perbaikan dan prosedur yang harus dilalui sehingga baru bisa cetak tahun 2018 ini. Buku ini juga memuat review dari berbagai informasi penelitian, pengalaman, opini, dan berita tentang kebakaran lahan gambut yang dirangkum dalam 7 (tujuh) bab utama. Bab 1 mengemukakan Sekilas tentang Lahan Gambut, luas dan sebaran lahan gambut, pemanfaatan, dan kebakaran lahan gambut di Indonesia sebagai pendahuluan. Bab 2 mengemukakan tentang Sifat dan Karakteristik Lahan Gambut. Bab 3 menguraikan tentang Dampak Asap dan Kebakaran Lahan Gambut. Bab 4 menyajikan tentang Penyebab atau Sumber Kebakaran Lahan Gambut. Bab 5 menyajikan Kerugian Ekonomi dan Sosial dari Kebakaran Lahan Gambut. Bab 6 mengemukakan Respons dan Dinamika Sosial dalam Kebakaran Lahan. Bab 7 mengemuakkan tentang Strategi Pencegahan Kebakaran Lahan Gambut sebagai penutup.

 

Buku ini patut untuk dibaca para peneliti, penyuluhan, pengajar maupun mahasiswa, pemerhati, pembuat kebijakan, dan petugas lapangan terkait dengan pertanian, kehutanan, lingkungan hidup, dan bidang atau sektor lainnya yang mempunyai kaitan. Buku ini sudah disiapkan beredar dalam dua minggu ke depan dan Inshaallah tersedia pada toko-toko buku di seluruh Indonesia. Silahkan miliki buku spesial ini untuk menambah koleksi buku Anda. Buruan, jangan sampai ketinggalan. (Prof (R). Dr. Ir. Muhammad Noor, MS, m_ noor_balittra@yahoo.co.id)