JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

LTT - LEBIH KHUSUS DI LAHAN RAWA LEBAK

RAKOR PENINGKATAN LUAS TAMBAH TANAM SERENTAK SE KALSEL

LEBIH KHUSUS DI LAHAN RAWA LEBAK

 

 

 

Arahan Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP) dalam Rapat Koordiansi Luas Tambah Tanam (LTT) di Jakarta dan di Banjarmasin, memerintahkan  kepada Tim LTT di Propinsi Kalimantan Selatan untuk melakukan gerakan pencapaian target LTT bulan Juni yang tersisa 5 hari dan bulan Juli 2018 untuk serempak dan serentak di masing-masing Kabupaten bersama Tim LTT Pusat dan LTT Daerah. Tindak lanjut arahan diatas disepakati pada Rakor Terbatas di Balittra bersama-sama BPTP Kalsel dan Tim Pusat - Direktur Pupuk dan Pestisida sebagai Tim Pembina yang diwakli oleh Ir. Budi Hanafi, MS,  pada Hari Jumat, 22 Juni 2018. Dalam  rakor terbatas diputuskan bahwa TIm Balittra dan BPTP Kalsel akan akan melakukan Rakor Ltt pada enam kabupaten masing-masing di (1) Kabupaten Hulu Sungai Utara  pada Hari Minggu, 24 Juni; (2) Kabupaten Tabalong, (3) Kab Balangan; (4) Hulu Sungai Selatan, (5) . Hulu Sungai Tengah, dan (6) Tapin pada hari Senin, 25 Juni 2018.

 

 

  

Berdasarkan mandat wilayah kerja BALITTRA menunrunkan timnya untuk melakukan Rakor di tiga Kabupaten, yaitu  Kabupaten Balangan yang dipimpin oleh Kepala Balittra sendiri Ir. Hendri Sosiawan. CESA  didampingi Dr. Maulia Aries Susanti, M. Sc.; Kabupaten Hulu Sungai Tengah dipimpinan oleh Prof. Dr. Masganti, MS. didampingi Ir. M. Saleh, MS.; dan Kabupaten Tabalong  dipimpinan oleh Prof. Dr. M. Noor, MS didampingi  Ir. Dakhyar Nazemi, MS. Khusus dalam Rakor di Kabupaten Tabalong dikhadiri oleh Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Kalsel  diwakili oleh Ir. Kusmaryono, MS, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikutura Ir. Johan Noor Effendi, MS, dan Pasiter Kodim 1008 dan beberapa anggota TNI lingkup Kabupaten Tabalong. Rakor  LTT dii Kantor Kodim  1008  di Kota Tanjung dikhadiri sekitar 40 orang, diantaranya Tim LTT Kabupaten Tabalong, Manteri Tani, Petugas Lapang, Penyuluh Pertanian (PPL), anggota LTT dari TNI. Laporan dari Staf LTT Dinas Pertanian Tabalong, Ir Budi Santoso, MS  menunjukkan bahwa target yang masih tersisa sekitar 443 ha pada bulan Juni yang harus dipenuhi karena dari target 1.247 ha, sudah dicapai sekitar 804 ha sehingga tersisa 443 ha. Apabila yang masih tersisa belum tanam hanya lahan lebak yang ada di empat kecamatan yaitu Muara Arus, Pugaan, Kalua, dan Banua Lawas, maka luas sekitar 443 dengan dibagi empat kecamatan maka rata-rata perkecamatan 110 he, kemudian dibagi sisa hari 5 hari, maka diperlukan per hari tanam masing-masing kecamatan untuk tanam 22-25  hektar. Masing-masing PPL yang bertugas dan khadir pada rakor diatas di empat kecamatan tersebut diatas menyatakan kesanggupannya. 

 

  

Melihat potensi kesiapan di lapangan, Lahan rawa lebak di Kabupaten Tabalong menunjukkan peluang sangat besar untuk dapat mencapai target  tanam April-Sep- 2018 seluas 8.137 hektar karena masing luas lahan yang sekarang siap tanam pada lahan watun II dan menunggu air surut untuk tanam pada lahan Watun III dan II yang masih luas. (Prof (R). Dr. Ir. Muhammad Noor, MS, m_ noor_balittra@yahoo.co.id)