JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Seminar Sinergi Sistem Peneltian dan Inovasi Pertanian Mendukung Pertanian Rakyat

Seminar Sinergi Sistem Peneltian dan Inovasi Pertanian Mendukung Pertanian Rakyat

 

 

 

Seminar Sinergi Sistem Pertanian dan Inovasi Pertanian Mendukung Pertanian Rakyat diselenggarakan pada 4-6 September 2018 di Hotel Onih Bogor. Seminar dibuka dan diantarkan oleh Dr. Ketut Mudiarte mewakili seketaris Badan Litbang Pertanian. Hari pertama Sesi I dimoderatori oleh Wakil Menteri Pertanian (2011-2014), Dr. Ir. Rusman Heriawan dilanjutkan sore Sesi II dimoderatori prof. Dr. Achmad Suryana dan Sesi III dipandu oleh Prof. Dr. Pantjar Simaptupang. Seminar diselengarakan sampai hari Kamis siang dengan menghimpun atau menampilkan sekitar 44 makalah.

 

 

Seminar dikhadiri antar 40-50 peserta pada profesor riset, peneliti senior Badan Litbang Pertanian dengan berbagai lintas disiplin ilmu, tipologi lahan, agroekosistem, dan komoditas yang digeluti dari berbagai balai penelitian dan/atau pengkajian dari Sabang sampai Mereuke. Seminar ini sebenarnya dimaksudkan untuk merangkum data-data pertanian dan masyarakat dari hasil-hasil survei dan penelitian untuk mendukung dalam menyusun arah dan lankah kebijakan pertanian yang harus diambil pemerintah yang berperan sebagai motor dan fasilitator. Istilah pertanian rakyat dipahami sebagai pertanian yang dicirikan oleh petani umumnya yaitu, luas pemilikan lahan garapan (sempit), tidak punya lahan (sebetulnya sebagai buruh), modal investasi (lemah), teknologi sederhana secara turun temurun sehingga menjadi adat kebiasaan, bukan dalam usaha yang luas atau komersiel.   

 

 

Dalam acara seminar dikemuakan tentang komoditas yang cukup beragam dari pangan meliputi padi, jagung, kedelai, sagu, tanaman industri meliputi lada, cengkeh, pala, dan kayu manis (rempah-rempah) secara berurut lada paling banyak rentan terhadap hama penyakit, dan kayu manis; kopi, dan kakao merupakan komoditas menarik. Juga disampaikan penelitian terkait dengan sumber daya lahan meliput lahan kering, tadah hujan, lahan rawa, lahan gambut dengan berbagai masalah lainnya degradasi lahan, irigasi tetes, lahan bekas tambang, dan lain sebagianya. Seminar berjalan sangat sengit, tetapi karena waktu terbatas maka banyak hal yang belum. Hasil seminar rencana akan dibukukan menjadi buku bunga rampai pertanian.(Prof (R). Dr. Ir. Muhammad Noor, MS, m_ noor_balittra@yahoo.co.id)