JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

ARAHAN DIRJEN TANAMAN PANGAN DI WARUNG PAK IRAM

 

ARAHAN  DIRJEN TANAMAN PANGAN DI WARUNG PAK IRAM

Desa Kandangan Lama Posko LTT

 

 

Beberapa hari yang lalu, tepatnya Kamis, tanggal 13 September 2018, Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP), , Dr. Ir. Gatot Irianto, M.Sc.  mendadak berkunjung ke Kabupaten Tanah Laut (Tala), yang sebetulnya dalam rencana kunjung adalah lokasi Jejangkit, Kab. Barito Kuala untuk puncak penyelenggaraan Hari Pangan Se Dunia (HPS). Dalam koordinasi dengan Dinas Pertanian TPH Propvinsi dan Dinas Pertanian TPH Kabupaten Tanah Laut disusunlah rencana lokasi yang dikunjungi oleh pak DIrjen TP adalah Desa Kandangan Lama, Kec. Penyipatan, Kab. Tala sekitar 35 km dari Kota Pleihari-ibu kota Kabupaten Tala. 

 

 

 

Dalam rencananya  Dirjen TP akan mendarat di Bandara Syamsuddin Noor sekitar jam 12.30 wit terus langsung menuju Desa Kandangan Lama yang diperkirakan tiba jam 14.00 wit. Awalnya ada keraguan apakah pak Gatot, Dirjen TP betul berkunjung ke Desa Kandangan Lama yang sudah disiapkan?. Lahan usaha yang rencana dikunjungi sedang dalam pengolahan tanah dan  direncanakan ditanami padi gogo atau padi ladang.  Masyarakat petani setempat, termasuk Kepada Desa Kandangan Lama, Ketua Kelompok Tani dan para tokoh masyarakat, termasuk Babinsa, dan aparat Kodim bersama Kepala Dinas Pertanian TPH, Kabid Tanaman Pangan serta perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Kalsel, termasuk penulis dan Dr. Arifin Fahmi, M.Sc sebagai wakil Kepala Balittra pada sekitar jam 13.30 sudah berada di Desa Kandangan Lama dengan duduk di warung Pak Iram dekat Kantor Desa. Tanpa ada persiapan panggung atau tenda sehingga pak Gatot, Dirjen TP diterima di Warung Pak Iram. Tanpa tedeng aling-aling pak Dirjen TP mengajak para petani dan pejabat, termasuk Kepada Dinas Pertanian Tala dan Kepala Desa diajak duduk di warung Pak Iram untuk menerima arahan alais  “ngomong-ngomong” isitilah pak Dirjan.

 

 

Arahan pertama pak Dirjen adalah untuk segera melakukan tanam dari lahan yang baru atau sudah dipanen dengan menunjukan padi yang baru dicabut menunjukkan tanah masih basah sehingga bisa langsung ditugas, pak Dirjen minta lahan yang ditaksir luas 5.000 hektar. Sementara Kepala Dinas Pertanian Kab. Tala memperkirakan ada yang dapat segera 1.500 hektar. Pak Dirjen berjanji akan menyiapkan bantuan benih. Kedua pak Dirjan minta lahan kering yang bekas sawah tapi ditumbuhi semak sebagaimana di laporkan Kades Lama (Bpk Basuni) bahwa banyak lahan yang “taung”  dapat dibersihkan dan dijanjikan akan diberi bantuan herbisida.   Hasil kunjungan ke lahan sawah yang sedang menunggu panen dan bendungan yang rusak, pak Dirjen berjanji akan melakukan rehabilitasi. Sementara keluhan petani banyak tikus diminta untuk memelihara burung hantu.

 

 

Selain itu, pak Dirjen juga dibawa dengan menaiki sepeda motor karena jalannya masih direhabilitasi untuk meninjau sawah yang memerlukan bantuan irigasi yang ditaksir ada sekitar 500 hektar dapat ditanami apabila bendung dan saluran diperbaiki/disediakan. Harapan pak Dirjen TP dengan beberapa arahan tersebut Luas Tambah Tanam (LTT)  Kab. Tanah Laut bisa naik yang sekarang dinilai sangat rendah.  Dalam pesan setelah meninjau ke lapang, Desa Kandangan Lama dimintakan menjadi POSKO  LTT dan pihak Dirjen TP telah menempatkan seorang staf tenaga lapangnya di Desa Kandangan Lama. (Prof (R). Dr. Ir. Muhammad Noor, MS, m_ noor_balittra@yahoo.co.id)