JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mentan Launching Taman Sains Teknologi Lahan Rawa

Mentan Launching Taman Sains Teknologi Lahan Rawa

 

 

 

Menteri Pertanian Repbulik Indonesia, Dr Ir. H. Andi Amran Sulaiman pada tanggal 17 Oktober 2018 lalu telah meresmikan Taman Sains Pertanian (TSP) Lahan Rawa di Banjarbaru. TSP Lahan Rawa adalah bentuk miniatur aplikasi berbagai inovasi teknologi dan produk bagian dari sarana produksi untuk pertanian di lahan rawa, khususnya rawa lebak. TSP Lahan Rawa awalnya adalah Kebun Percobaan Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA) yang dibangun sejak tahun 1985 bersamaan dengan berdirinya unit kerja (UK) Badan Litbang Pertanian yang diberi nama Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Banjarbaru, yang berganti nama menjadi Balai Penelitian Tanaman Pangan Lahan Rawa (BALITTRA) pada tahun 1994. Kemudian terakhir menjadi Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA) sejak tahun 2002 sebagai Eselon III dibawah koordinasi Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) di Bogor.

 

 

 

Peresmian (launching) TSP Lahan rawa diatas bersamaan dengan diselenggarakannya Pekan Pertanian Lahan Rawa (PPRN) ke 2. yang dikhadiri juga oleh Kepala Badan Pertanian dan Pengemabngan Lahan rawa Prof. Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Dr. Ir. Agung Hedriyadi, M.Eng., Kepala Biro Perencanaan Kementan, Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc. Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr. dan Staf Ahli Menteri Pertanian (SAM) dan para pejabat Eselon II lainnya dan Eselon III lingkup Badan Litbang Pertanian, serta Kepala Dinas Provinsi Kalsel dan beberapa Kabupaten yang mempunyai lahan rawa di Kalimantan, Sumatara, dan Papua serta Sulawesi. Khadir juga Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Sekreetaris Wilayah Daerah (Sekwilda) dan Walikota Banjabaru yang diwakili oleh Wakil Walikota.   

 

 

 

Kegiatan diatas dikhadiri sekitar 1.600 undangan dan warga setempat yang terdiri dari petani, pelajar, mahasiswa, peneliti, penyuluh, pengamat, wartawan, dan masyarakat umum. Dalam kesempatan peresmian diatas, Menteri Pertanian menyampaikan pesan-pesannya antara lain menyatakan bahwa lahan rawa merupakan lahan alternatif selain potensial juga strategis karena ditempat kekeringan justru lahan rawa panen. Dalam pesannya Mentan mengatakan mamfaatkanlah sumber air yang ada di lahan rawa yang melimpah jangan biarkan lari ke laut dengan selamat artinya gunakanlah untuk menghasilkan karbohidrat, protein, dan gizi bagi masyarakat. Kepala Badan Ketahanan Pangan, dalam pembukaan Workshop Internasional Tropical Wetland, mengatakan bahwa kita ingin menunjukan kepada dunia yang sering melakukan kampanye negatif (black campaign) sehngga pada 100 tahun Indonesia Merdeka 2045 akan dideklarasikan. 

 

 

 

Selamat kepada Balittra dari senyuman pak Menteri Pertanian saat peresmian diatas, appresiasi yang tinggi diberikan karena telah berhasil mempopulerkan lahan rawa dengan potensinya dapat ditanami dan tumbuh dengan baik berbagai komditas dari padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah dan sayuran. Dalam kesempatan diatas pak Menteri menaruh harapan agar TSP dapat menjadi acuan nasional bahkan dunia dalam pengelolaan rawa. Amiien.. Ya Robal Alamiin.  (Prof (R). Dr. Ir. Muhammad Noor, MSm_ noor_balittra@yahoo.co.id)