Rabu, 30 November 2022

Balittra Laksanakan Supervisi & Pendampingan Program Utama Kementan di BPP Tapin Tengah

Peningkatan produksi  padi merupakan salah satu program utama pada Kementerian Pertanian.  Dalam upaya peningkatan produksi tersebut, dapat melalui ekstensifikasi yaitu penambahan areal tanam dan intensifikasi dalam kegiatan penanaman. Dalam pemeliharaan secara intensif, pengendalian OPT harus dilakukan secara terpadu.       

Selasa, tanggal 22 Juni 2021, staf peneliti Balittra, melaksanakan supervisi dan pendampingan ke BPP Tapin Tengah. Pertemuan dilaksanakan di aula BPP Tapin Tengah, dengan peserta sebanyak 13 orang, yang terdiri dari Kepala BPP, Penyuluh, Mantri Tani, Admin Program online konstratani dan petugas dari Balittra.

Acara pertemuan di mulai dengan pengantar dari Kepala BPP, beliau mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kegiatan pendampingan yang di laksanakan oleh Balittra selama ini. Selanjutnya kesempatan diberikan kepada pihak Balittra untuk menyampaikan materinya.     

Prof. Mukhlis, selaku peneliti Balittra, menyampaikan materi tentang komponen komponen pengendalian Organisme yang harus dilakukan secara terpadu, sebagai berikut :

  1. Pengelolaan tanaman sehat
    Diantaranya : mengatur waktu tanam , varietas yang adaptif, rotasi tanaman, pembersihan tanaman terserang, pengolahan tanah, pemupukan berimbang, sanitasi, pengelolaan air,penggunaan,  tanaman perangkap.
  2. Pengendalian secara hayati
    Pemanfaatan  musuh alami , penggunaan pestiida nabati
  3. Pengendalian secara Mekanis dan fisik
    Diantaranya : penggunaan lampu perangkap, penggunaan pagar plastik
  4. Penggunaan bahan Kimia
    ini merupakan jalan terakhir, tujuan dari pengendalian OPT secara terpadu adalah aman bagi lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam sesi  diskusi terungkap bahwa organisme pengganggu tanaman yang cukup meresahkan petani adalah serangan burung “Manyar”.burung manyar menyerang tanaman padi secara berkelompok dengan jumlah yang banyak. Pengendalian hama burung ini dapat dilakukan dengan pemasangan alat pengusir yang mengeluarkan bunyi dengan system energi sinar matahari, atau melalui pemasangan tali dengan jarak yang agak rapat.

Dalam pengendalian hama dapat dilakukan melalui  pemanfaatan musuh alami.  Untuk  mendatangkan atau menarik musuh alami dapat dilakukan dengan penanaman tanaman refogea. Tanaman refogea mempunyai bunga yang berwarna cerah dan menarik, seperti kuning, merah, jingga atau violet. Tiap-tiap jenis warna akan mendatangkan jenis-jenis musuh alami yang berbeda. Acara diakhiri dengan foto Bersama. (Muhammad Saleh)

Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa

Jl. Kebun Karet, Loktabat Utara
PO BOX 31, Banjarbaru 70712
Kalimantan Selatan

Telp/Fax : (0511) 4772534, 4773034
Whatsapp : 081251206759
Email : balittra@pertanian.go.id

 

Jam Pelayanan:

Senin 07.30–16.00
Selasa 07.30–16.00
Rabu 07.30–16.00
Kamis 07.30–16.00
Jumat 07.30–12.00, 13.30–16.30

KAN
Agro
Institusi Litbang