Sabtu, 28 Mei 2022

Teknologi Ratel Diminati Petani Padi di Lahan Rawa Kabupaten Tapin

Saat ini sebagian petani padi di lahan rawa Kabupaten Tapin sudah memulai kegiatan tanam padi. Salah satu permasalahan yang dihadapi petani adalah gangguan hama tikus yang merugikan petani dan kerap menyebabkan gagal panen. Untuk itu, tim Balittra melakukan kunjungan lapang ke beberapa Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di Kabupaten Tapin, yaitu BPP Binuang, BPP Tapin Tengah, BPP Candi Laras Selatan, dan BPP Candi Laras Utara. Ke empat BPP tersebut, merupakan BPP binaan Balittra, khususnya dalam Pendampingan Program Utama Kementan.
 
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan, sekaligus menyerahkan hasil teknologi inovatif Balittra dalam hal pengendalian hama tanaman khususnya tanaman padi yaitu hama tikus, berupa Ratel. Masing-masing BPP mendapatkan 50 buah Ratel. Ratel (Rat Eliminator) merupakan pengendali tikus yang aman dan praktis dalam penggunaannya, yaitu dengan cara disulut dan diletakkan pada lubang-lubang tikus yang aktif, Ratel akan mengeluarkan asap dari bahan aktifnya, dimana tikus yang menghirup asap ini akan mati. Sehingga dengan cara ini dapat memberantas tikus yang ada pada lubang atau sarangnya secara keseluruhan.
 
Teknologi Ratel ini diminati petani padi di Lahan Rawa Kabupaten Tapin, menurut Kepala BPP Candi Laras Utara, petani memang sudah lama menginginkan pengendalian tikus menggunakan teknologi ratel, sehingga melalui penyuluhnya, ratel yang diterima akan segera dibagikan ke petani.
 
Selaras dengan hal tersebut, Kepala BPP Tapin Tengah juga sangat berterima kasih atas penyerahan ratel yang dilakukan oleh Balittra, hal ini karena sebagian besar petani di wilayah tersebut sudah melaksanakan kegiatan persemaian benih, bahkan ada beberapa petani yang sudah melaksanakan tanam di sawahnya, sehingga ratel sangat diperlukan oleh Petani. Dalam kesempatan ini, perwakilan Peneliti Balittra yang hadir juga menyampaikan kesiapan Balittra apabila BPP memerlukan pelatihan dalam pembuatan ratel.
 
Selain Ratel, tim Balittra juga menyerahkan PUTR. Penyerahan PUTR ini bertujuan untuk membantu petani dalam penentuan dosis pupuk sehingga diharapkan pupuk yang diberikan dapat berimbang berdasarkan status hara tanah dan efektif memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman serta menghindari kelebihan pemberian dosis pupuk. Dengan demikian usahatani yg dijalankan petani akan lebih ekonomis. (MS)
 
 
 
 
 
 
 
44
 
Facebook TwitterGoogle BookmarksLinkedin

Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa

Jl. Kebun Karet, Loktabat Utara
PO BOX 31, Banjarbaru 70712
Kalimantan Selatan

Telp/Fax : (0511) 4772534, 4773034
Whatsapp : 081251206759
Email : balittra@pertanian.go.id

Statistik Website

Hari Ini: 526
Kemarin: 1285
Minggu ini: 6389
Bulan Ini: 26561
Total: 170755

Visitor Info

  • IP: 3.238.136.36

Sedang Online

8
Online

28-05-2022
KAN
Agro
Institusi Litbang