JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

International Workshop on Sustainable Management of Lowland for Rice Production

International Workshop on Sustainable Management of Lowland

for Rice Production

Banjarmasin, 2728 September 2012

Dalam rangka memanfaatkan potensi lahan rawa sebagai lumbung pangan masa depan dan untuk mendukung swasembada pangan maka Badan Litbang Pertanian akan melaksanakan International Workshop dengan tema International Workshop on Swampland Management for Rice Productiondengan tema Lahan rawa sebagai lumbung pangan dalam perubahan iklim global.

Tujuan dari workshop ini adalah:

1. Menghimpun berbagai informasi, pengalaman, pengetahuan, dan teknologi tentang pengelolaan rawa untuk produksi padi yang berkelanjutan

2. Mendiseminasikan keberhasilan model pengelolaan dan pengembangan lahan rawa

3. Menyakinkan pembuat kebijakan tentang potensi penggunaan lahan rawa sebagai lumbung pangan masa depan

Workshop dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian RI, Deputi Bidang Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dari Kementrian Riset dan Teknologi RI, Gubernur Kalsel, Bupati Barito Kuala, Bupati Banyuasin, Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian, Pejabat Eselon II dan III pada lingkup Badan Litbang Pertanian, Dewan Riset Nasional, Staf Kementerian Pertanian, PPL, Peneliti dari dalam dan luar negeri, Dosen, Pengusaha, Pemilik Lahan dan Kelompok Tani.

 

Workshop dilaksanakan pada tanggal 2728 September 2012 di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia.

Kegiatan :

  1. Workshop dan pameran dilaksanakan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin pada 2728 September, 2012
  2. Kunjungan lapang ke Desa Karang Buah Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan dilaksanakan pada 28 September 2012

Bertindak sebagai pembicara utama dalam kegiatan Workshop ini adalah Dr. Rusman Heriawan (Wakil Menteri Pertanian RI) dan Prof. Benyamin Lakitan (Deputi Bidang Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) yang mewakili Menristek. Sedangkan presentasi lainnya terbagi atas plenary presentation dan success story presentation yaitu

Plenary Presentation:

  1. Prof. Bart Schultz dari UNESCOIHE (Belanda), menyampaikan presentasi dengan judul Opportunity and the Uniqueness of Lowland Biophysics as a Sustainable Rice Production Center
  2. Prof. Mitsuru OSAKI dari Universitas Hokkaido menyampaikan presentasi dengan judul New Concept on High Rice Production by Increasing Soil Fertility.
  3. Dr. Muhrizal Sarwani dari Badan Litbang Pertanian menyampaikan presentasi dengan judul Tidal Swamp for Future Food Support in Facing of Climate Change
  4. Prof. Robiyanto dari Universitas Sriwijaya menyampaikan presentasi dengan judul Integrated Lowland Development and Management to Increase National Food (Rice) Production.
  5. Prof. Lala Kolopaking dari Dewan Riset Nasional menyampaikan presentasi dengan judul Strategy of Climate Change Mitigation in Wetland Management for Poverty Alliviation
  6. Dr. Taufik Hidayat dari Universitas Lambung Mangkurat menyampaikan presentasi dengan judul Sociological aspect of the Development of Tidal Swamp in Kalimantan.

Success Story Presentation :

  1. MSc. Toan To Quang dari SIWRR  Delta Mekong Research and Development Center, Vietnam menyampaikan Cerita Keberhasilan Pengembangan dan Pengelolaan Lahan Rawa di Delta Mekong, Vietnam.
  2. Dr. Bruno Lidon dari Center International Research Agriculture and Development (CIRAD) menyampaikan Cerita keberhasilan Pengelolaan Lahan Rawa di Afrika
  3. Bupati Barito Kuala menyampaikan Cerita Keberhasilan Pertanian Lahan Rawa di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
  4. Bupati Banyuasin menyampaikan Cerita Keberhasilan Pertanian Lahan Rawa di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

 

Selain presentasi secara langsung, beberapa karya tulis hasil penelitian dan pemikiran ilmiah dari peneliti lingkup BBSDLP, BPTP Sumsel, BPTP Maluku, BPTP Kalsel, BPTP Kalteng, BPTP Riau, BPTP Jambi, Universitas Sriwijaya, Universitas Lambung Mangkurat dan IPB tentang pertanian di lahan rawa juga disampaikan dalam bentuk poster dengan jumlah 46 poster.

Dalam kesempatan workshop ini Badan Litbang melalui Balittra sebagai tuan rumah penyelenggaraan juga berkesempatan memamerkan beberapa produk maupun teknologi hasil penelitian yang telah diaplikasikan di lahan rawa seperti Biosure, Ratel, Biotara. .....

Desa Karang Buah Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan sebagai tempat kunjungan lapang dari kegiatan workshop menampilkan sebuah keragaan teknologi pengelolaan lahan yang terintegrasi dari tata cara penataan lahan, pengelolaan air, sistem pemupukan, sistem pertanaman antara padi dan jeruk serta sistem sosial atau kelembagaan masyarakat petani yang aktif. Bertindak sebagai tuan rumah, Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala menyampaikan secara detil cerita kemajuan dan perjalanan keberhasilan pertanian pada desa ini yang merupakan salah satu pemukiman transmigrasi terbaik seindonesia karena keberhasilan penduduknya dalam mengembangkan pertanian di Lahan pasang surut.