JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Siswa Smk Negeri I Kapuas Murung, Kab.Kapuas Kalimantan Tengah Melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) Pada Balittra Banjarbaru

Siswa Smk Negeri I Kapuas Murung, Kab.Kapuas Kalimantan Tengah Melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) Pada Balittra Banjarbaru


Sebanyak 6 orang siswa SMK Negeri I Kapuas Murung, Kalimantan Tengah melakukan magang praktek kerja industri di Balittra Banjarbaru.? Mereka merupakan siswa Bidang studi Agribisnis dan Agroteknologi, dan melaksanakan magang untuk kompotensi keahlian Agribisnis tanaman pangan dan hortikultura.  Selama hampir 5 bulan dari bulan Januari sampai dengan Mei 2013, para siswa dibekali teori dan praktek di lapangan langsung. Semua siswa yang melaksanakan magang dinyatakan lulus dengan baik.

Siswa berasal dari sekolah kejuruan yang berada di wilayah pengembangan Lahan Gambut (PLG) yaitu di Dadahup. Dalam kegiatan magang, para siswa langsung dilibatkan dalam kegiatan Keragaan Pertanian Lahan Rawa (Visitor Plot) yang di bimbing oleh kepala kebun percobaan Banjarbaru beserta staf kebun yang lainnya.

Pada kegiatan visitor plot ini mereka melaksanakan teknologi budidaya untuk pertanian lahan rawa untuk berbagai komoditas seperti budidaya padi unggul di lahan rawa penanaman hortikultura dengan sistem surjan.

Semoga segala ilmu yang mereka dari Balittra Banjarbaru, bisa di terapkan dan dikembangkan di kampung halamanya untuk kesejahteraan para petani. (M. Saleh)

Balai Penelitian Pertanian Halan Rawa Tempat Magang Siswa Smk I Marabahan Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan

Balai Penelitian Pertanian Halan Rawa Tempat Magang Siswa Smk I Marabahan Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan

 

Selain Siswa dari PLG Kalimantan Tengah, Balai Penelitian Pertanian lahan Rawa juga menerima 7 siswa SMK I Marabahan. Para siswa melaksanakan magang selama 5 bulan, setelah evalusi akhir ke tujuh siswa dinyatakan lulus dengan baik.

Para siswa dilibatkan langsung dengan kegiatan di kebun Percobaan Banjarbaru, yang memperagakan keragaan komponen teknologi pertanian di lahan rawa.

Di kebun ini para siswa dikenalkan penataan lahan dengan sistem surja. Para siswa juga terlibat dalam kegiatan persiapan tanam yang meliputi cara pengolahan tanah pemberian bahan amelioran, penyemaian benih tanaman horti, penanaman tanaman, pemeliharaan tanaman, serta cara panen.

Semua siswa terlihat akrap dan dapat bekerjasama dengan baik dengan pembimbing dan staf kebun. Itu tercermin saat mereka menikmati jagung manis rebus hasil kerja keras mereka. (M. Saleh)

Siswa Dan Mahasiswa Kalsel-Teng Magang Di Balittra

Siswa Dan Mahasiswa Kalsel-Teng Magang Di Balittra

Pada tahun 2009 ini, sejumlah siswa dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kalsel-teng kembali menjadikan Balittra sebagai tempat magang (praktek kerja). Saat ini tercatat 10 orang siswa dari SMKN I Batu Licin (Kalsel) dan SMKN I Kapuas Murung (Kalteng) sedang melakukan magang selama 4 bulan dan berakhir pada 30 Mei 2009.

Mereka diberi bekal teori dan praktek yang berhubungan dengan teknologi pertanian di lahan rawa yang dibimbing oleh Ir. M. Saleh,MP, Ir. Zain Hamijaya, Ir. Eddy William dan Sudirman Umar,BSc. Untuk kegiatan praktek, para siswa dibimbing melaksanakan pengolahan tanah secara mekanisasi, pencangkokan tanaman jeruk dan pembuatan bibit tanaman hias, serta pembuatan kompos.

Selanjutnya mereka dibimbing melakukan budidaya melon, semangka dan jamur tiram. Budidaya melon dan semangka dilakukan dengan sistem surjan, yaitu pada guludan ditanam melon atau semangka dan pada tabukan ditanam padi atau palawija. Ketika ditanya tentang kesan selama magang di Balittra, mereka merasakan banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang sebelumnya tidak didapatkan di sekolah.

Dalam bulan Juni ini, beberapa mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen dan Ilmu Komputer (STIMIK) Banjarbaru dan Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru juga akan magang selama 2 bulan. Mahasiswa STIMIK akan melakukan praktek langsung tentang program-program komputer yang digunakan di Balittra, sedangkan mahasiswa MIPA melaksanakan praktek pemanfaatan mikroba untuk pertanian.