JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Biodiversiti Fauna Tanah Rawa dan Pemanfaatannya

Biodiversiti Fauna Tanah Rawa dan Pemanfaatannya

Eni Maftu'ah dan Mukhlis
Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa


RINGKASAN

Fauna tanah dapat berperan penting dalam proses dekomposisi bahan organik, agregasi, ketersediaan dan siklus hara, sehingga dapat memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas lahan. Keaeka ragaman dan kelimpahan fauna tanah di lahan rawa sangat ditentukan oleh tipologi lahan, jenis tanah dan penggunaan lahan. Keanekaragaman fauna tanah baik di permukaan maupun dalam tanah pada Mesofauna tanah yang dominan di lahan  rawa yang telah direklamasi adalah Acarina kemudian disusul oleh Diptera, Hymenoptera, Thymenoptera, Isoptera, Isopeda, Collembola, Acarina dan Diplura, sedangkan makrofauna yang dominan adalah Hymenoptera, Diptera, Araneida, Chilopoda, Diplopoda, Orthoptera, Coleoptera, Oligochaeta, Homoptera, Hemiptera, Scorpions. Fauna tersebut juga banyak dan temui di lahan kering. Di lahan rawa yang telah direklamasi dan kondisi aerob (kering) ditemukan cacing tanah (Oligochaeta). Populasi cacing tanah tertinggi di lahan rawa lebak, kemudian di lahan sulfat masam,namun jarang sekali ditemukan di lahan gambut. Fauna tanah yang berperan penting dalam ekosistem lahan rawa antara lain: cacing tanah, semut dan rayap. Cacing tanah termasuk fauna yang berperan sebagai ecosystem engineer dan litter transformer yang mempunyai kemampuan merombak bahan oerganik. Kemampuan cacing tanah merombak bahan organik tergantung jenis cacing dan organik. Semut berperan penting dalam agregrasi tanah, dan mampu mentranslokasikan tanah dalam jumlah besar dari bawah keatas permukaan, sedangkan rayap mempunyai kemampuan mendegradasi bahan organik berupa komponen selulosa dan lignoselulosa.

PENDAHULUAN

Lahan rawa merupakan suatu ekosistem yang terdiri dari lingkungan biotik dan abiotik yang pesifik. Pengembangan lahan rawa memerlukan pendekatan teknologi yang bersifat spesifik lokasi. Lahan rawa secar umum adalah lahan yang mendapatkan pengaruh pasang surut air laut atau sungai disekitarnya. Berdasarkan macam dan tingkat kendala dalam pengelolaan untuk pertanian, lahan rawa dibagi menjadi lima tipologi lahan, yaitu: (1) lahan potensial, (2) lahan sulfat masam, (3) lahan gambut, (4) lahan salin atau pantai, dan (5) lahan lebak.

 

Biodiversiti Rawa
Eksplorasi, Penelitian dan Pelestariannya 2014