JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sekjen Deptan Rekomendasikan Teknologi Balittra

ImageBalittra (Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa) sebagai lembaga penelitian di bawah Badan Litbang Pertanian yang mempunyai mandat melakukan penelitian pertanian di lahan rawa telah berpengalaman dan banyak menghasilkan teknologi-teknologi lahan rawa seperti pengelolaan lahan, teknik budidaya lahan rawa serta varietas-varietas yang adaptif dengan kondisi rawa. “Saya merekomendasikan agar teknologi yang di hasilkan Balittra dimanfaatkan untuk pengembangan lahan rawa terutama untuk kawasan eks PLG di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah”, demikian komentar Sekjen Deptan , Dr. Hasanuddin Ibrahim, MSc, ketika beramah tamah dan mendengarkan paparan program pembangunan pertanian Kabupaten Kapuas oleh Ir. H. Mawardi yang baru 2 bulan dilantik menjadi Bupati Kapuas.

PERBAIKAN TEKNOLOGI BUDIDAYA DAN PENGELOLAAN LAHAN RAWA UNTUK TANAMAN JERUK SIAM

A. Karakteristik Inovasi Teknologi :

1. Budidaya jeruk siam di lahan rawa pasang surut  pada tipe luapan A dan B memerlukan tukungan (sistem tukungan) – surjan bertahap  atau  sistem surjan secara utuh.

2. Budidaya jeruk siam di lahan rawa gambut tipis sampai gambut sedang pada tipe luapan C  memerlukan tukungan secara terbatas atau hanya bedengan dengan tinggi 20-30 cm.

3. Jarak tukungan 2 sampai 3 meter atau jarak tanam (antara pohon) 6 sampai 7 meter